Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Laporan Akhir Kampus Mengajar Terbaru

 

Contoh Laporan Akhir Kampus Mengajar

ABSTRAK
Program Kampus Mengajar merupakan bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberdayakan mahasiswa untuk membantu proses pembelajaran di berbagai sekolah di wilayah Indonesia. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 3, yakni SD Negeri Pilang 2 yang terletak di Kota Probolinggo. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah pada peningkatan literasi dan numerasi, adaptasi teknologi, dan membantu administrasi. Hasil dari program ini yaitu sebagai wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan soft skil, mengembangkan wawasan dan karakter, serta dapat mendorong dan memotivasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.
Kata kunci: Kampus Mengajar, SD Negeri Pilang 2
 
PENDAHULUAN
Pandemi Covid-19 yang melanda di berbagai negara memberikan dampak yang signifikan terhadap keberlangsungan hidup manusia. Salah satu dampak yang dirasakan, yaitu pada sektor pendidikan di mana dalam dua tahun terkahir siswa melaksanakan pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh belum sepenuhnya dalam penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut dapat terlihat dari kurangnya siswa mendapat kesempatan mengasah kemampuannya dalam hal internpersonal dan kepemimpinan. Untuk tingkat sekolah, pembelajaran jarak jauh yang sangat terkendala dengan permasalahan yang sangat mempengaruhi pembelajaran.

Atas kondisi tersebut, maka melalui Direktorat Pembelajaran Kemahasiswaan , Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyusun Program Kampus Mengajar. Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di berbagai sekolah di wilayah Indonesia. Hal tersebut untuk meningkatkan kompetensi baik soft skill maupun hard skill yang lebih komprehensif agar siap dan selalu relevan dengan tuntutan kebutuhan zaman.

Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) diharapkan menjadi jawaban untuk mewujudkan pembelajaran yang otonom, fleksibel dan berkualitas sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan.
Kebijakan MBKM terkait dengan kegiatan pembelajaran pada perguruan tinggi yang memberikan hak dan kebebasan kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studi selama tiga semester yang dapat diambil untuk pembelajaran di luar prodi dalam perguruan tinggi dan/atau pembelajaran di luar perguruan tinggi.
 
Kampus Mengajar adalah bagian dari program MBKM yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Program ini merupakan transformasi dari Program Kampus Mengajar Perintis yang bertujuan untuk memberikan solusi bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terdampak pandemi dengan memberdayakan para mahasiswa yang berdomisili di sekitar wilayah sekolah untuk membantu para guru dan kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

Kehadiran Program KMP dan KM 1 & 2 telah dirasakan manfaatnya di berbagai SD dan SMP di seluruh wilayah Indonesia, oleh karenanya Kemendikbudristek kembali meluncurkan Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022. Berdasarkak Buku Panduan Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022, program ini ditujukan untuk membantu peningkatan kualitas pembelajaran di pendidikan dasar. Mahasiswa akan ditempatkan di SD dan SMP di seluruh Indonesia dalam membantu proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022 akan berfokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi pada pendidikan dasar. Konteks ini semakin kuat mengingat kondisi literasi dan numerasi Indonesia yang masih rendah seiring upaya peningkatan literasi dan numerasi sebagai salah satu agenda prioritas nasional.

Program Kampus Mengajar membuka ruang bagi mahasiswa untuk bisa mendarmabaktikan kecakapan serta ilmu pengetahuan mereka dalam membantu siswa SD dan SMP tersebut. Program ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan passion, semangat, dan keinginan mahasiswa. Selain itu, mahasiswa diharapkan menjadi inspirasi bagi para siswa SD dan SMP untuk memperluas cita-cita serta wawasan mereka. Dalam hal ini, secara tidak langsung akan terjadi peningkatan capaian standar pendidikan bagi anak-anak SD dan SMP, yang semula capaian pendidikan minimal hanya sampai jenjang pendidikan menengah berubah menjadi jenjang perguruan tinggi.

Program Kampus Mengajar ini mengajak para mahasiswa untuk berkolaborasi, beraksi, dan berbakti untuk negeri di sekolah yang ditugaskan baik jenjang SD maupun SMP. Mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) diharapkan akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di jenjang SD dan SMP khususnya di bidang literasi dan numerasi. Dengan mengikuti kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022, mahasiswa akan memiliki kesempatan untuk mengasah jiwa kepemimpinan, soft skills, dan karakter, serta mendapat pengalaman mengajar yang dapat diakui dan disetarakan dalam bentuk Satuan Kredit Semester (SKS).
 
B.      Tujuan
Tujuan dilaksanakannya program Kampus Mengajar adalah memberdayakan mahasiswa untuk membantu proses pembelajaran, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi di Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah Atas sekitar domisili. Secara rinci, tujuan Progam Kampus Mengajar adalah:

1.     Menamkan   empati   dan   kepekaan  sosial   pada   diri   mahasiswa                     terhadap permasalahan kehidupan kemasyarakatan yang ada di sekitarnya.
2.     Mengasah keterampilan berpikir dalam berkerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi.
3.     Mengembangkan wawasan, karakter, dan softskill mahasiswa.
4.     Mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
5.     Meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional.
 
BAB II
ANALISIS SITUASI DAN PERENCANAAN PROGRAM
SD Negeri Pilang 2 merupakan salah satu sekolah yang menjadi sasaran dilaksanakannya Program Kampus Mengajar yang terletak di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Sebelum Program Kampus Mengajar dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan analisis situasi dan kebutuhan di sekolah yang bertujuan agar mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah beserta kelengkapan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran.
Berdasarakan analisis situasi dan kebutuhan yang dilakukan, SD Negeri Pilang 2 merupakan salah satu sekolah yang masih berakreditasi B. Jalanan menuju lokasi sekolah sudah bagus yakni sudah beraspal. Akses menuju ke sekolah dapat dikatakan mudah, namun siswa masih perlu melewati rel kereta api tanpa penjaga dan palang pintu yang tentunya dibutuhkan kehati-hatian dalam melewatinya.

Pada tahun ajaran 2021/2022, SD Negeri Pilang 2 menerapkan kurikulum 2013 dengan jumlah siswa sebanyak 108 anak. Di sekolah tersebut memiliki tujuh tenaga pendidik yang terdiri dari lima guru kelas, satu guru Penjaskes, dan satu guru TU. SD Pilang 2 memiliki enam ruang kelas, satu ruang kepala sekolah yang menjadi satu dengan ruang guru, satu ruang TU, dua toilet guru dan dua toilet siswa, satu lab komputer, satu perpustakaan, dan satu lapangan. Ruang UKS di sekolah ini menjadi satu dengan tempat ibadah yang saat ini tidak berfungsi dengan baik.

SD Negeri Pilang 2 memiliki kegiatan non akademik seperti kegiatan ekstrakulikuler, yakni Pramuka, hadrah, tari, dan bahasa inggris. Namun, sejak munculnya pandemi Covid-19 kegiatan ekstrakulikuler tidak lagi dijalankan dan proses pembelajaran harus dilakukan secara daring sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak sekolah dan sejak tanggal 21 Maret 2022, siswa sudah diperbolehkan mengikuti pembelajaran secara luring terbatas yang jadwalkan masuk per sesi. Adapun analisis lainnya, yaitu sebagai berikut.

a.     Aspek pembelajaran
Pembelajaran dilakukan secara daring dan luring. Untuk siswa kelas 1 sampai kelas 5 pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui Whatsapp grup, sedangkan untuk siswa kelas 6 dilaksanakan secara luring. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh mahasiswa terdapat beberapa siswa kelas 2 dan 3 yang masih belum memahami calistung. Sehingga guru memberikan pembelajaran tambahan kepada siswa tersebut untuk datang ke sekolah. Masih banyak siswa kelas 6 yang kurang dalam hal literasi dan numerasi. Siswa tidak dapat memahami maksud dari isi soal sehingga kesulitan dalam menjawab soal yang diberikan oleh guru, serta masih banyak juga siswa kelas 6 yang tidak hapal perkalian sehingga menghambat proses pembelajaran terutama pada mata pelajaran matematika. Adanya pojok baca di setiap kelas yang sudah tidak terpakai alias tidak terdapat buku sama sekali juga merupakan salah satu faktor kurangnya literasi di sekolah dan perlu penanganan khusus untuk membenahi pojok baca tersebut agar dapat meningkatkan kesadaran literasi siswa di sekolah.

b.     Aspek adaptasi teknologi
Pada hasil observasi yang diperoleh mahasiswa mengenai adaptasi teknologi di SD Negeri Pilang 2 Kota Probolinggo di mana guru masih belum mampu beradaptasi dengan teknologi. Kurangnya sarana dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan terkendalanya proses adaptasi teknologi di sekolah. Hal ini terbukti dari adanya orang tua/wali murid yang masih belum memiliki Handphone. Sehingga proses pembelajaran yang dilakukan secara daring hanya melalui WAG saja dan cenderung monoton. Untuk siswa yang masih belum memiliki Handphone biasanya guru memberikan tugas dan materi secara luring dengan meminta siswa datang ke sekolah untuk mengambil tugas yang kemudian dikumpulkan kembali ke sekolah.

c.      Aspek administrasi
Di SD Negeri Pilang 2 masih kekurangan guru untuk mengajar di kelas 6 dan guru untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Sehingga guru-guru perlu
bergantian untuk mengajar siswa kelas 6. Perpustakaan di SD Negeri Pilang 2 administrasinya cukup baik, terdapat buku yang sudah diberi label. Namun, masih terdapat sebagian buku yang belum diberi label dan tidak tertata rapi sesuai dengan jenis buku, belum adanya kartu pengunjung perpustakaan, dan daftar pegunjung perpustakaan. SD Negeri Pilang 2. Di sekolah tersebut juga belum memiliki tempat peribadahan, sehingga ruang UKS dialihfungsikan sebagai tempat ibadah.
 
 
a.     Aspek Pembelajaran
b.       Aspek Adaptasi Teknologi
c.       Aspek Administrasi
d.       Program Kerja Lainnya
 
BAB III
PERSIAPAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL
A.      Persiapan
Pelaksanaan Program Kampus Mengajar terdiri dari kegiatan persiapan yang dilakukan mulai dari pembekalan, penerjunan, observasi, dan perencanaan program.

1.     Pembekalan
Pembekalan Program Kampus Mengajar bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi mahasiswa untuk membantu sekolah dan guru dalam proses pembelajaran, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi manajerial sekolah.
Secara umum, materi pembekalan terdiri dari materi wajib bagi mahasiswa yang ditugaskan di SD maupun SMP, mmateri soft skills, dan workshop pengayaan untuk mahasiswa yang akan ditempatkan di SMP.

Materi pembekalan meliputi:
a)     Pengetahuan Program Kampus Mengajar;
b)     pengetahuan aplikasi MBKM & Spada Kampus Mengajar,
c)     pengetahuan profil pelajar Pancasila,
d)     pengetahuan pencegahan 3 dosa besar dalam pendidikan,
e)     pengetahuan perubahan perilaku di masa pandemi,
f)      keterampilan asesmen dan pemetaan sekolah,
g)     keterampilan pedagogi sekolah,
h)     keterampilan pembelajaran literasi dan numerasi,
i)      keterampilan microlearning PISA,
j)      keterampilan kurikulum prototipe, dan
k)     soft skills yang meliputi design thinking, facillitating skills, growth mindset,
serta komunikasi dan kearifan lokal.

2.     Penerjunan
Awal dari kegiatan ini yakni melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Sekolah Dasar tempat pelaksanaan program. Langkah koordinasi meliputi kegiatan sebagai berikut.
a.      Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan menjalin komunikasi awal dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
b.     Mahasiswa melakukan lapor diri dan menyerahkan surat tugas belmawa dan surat tugas dari perguruan tinggi ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
c.      Dinas Pendidikan membuatkan surat tugas untuk mahasiswa ke sekolah sasaran.
d.     Mahasiswa mengunggah foto kegiatan di Aplikasi MBKM sebagai bukti lapor diri mahasiswa kepada pihak Kampus Mengajar.
e.      Koordinasi dengan Sekolah Dasar mahasiswa melakukan lapor diri kepada Kepala Sekolah dan Guru Pamong serta menyerahkan surat tugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, salinan surat tugas dari Direktorat Belmawa dan surat tugas dari perguruan tinggi.

3.     Observasi
Observasi dilakukan secara langsung melalui pengamatan dan wawancara. Pertama, observasi dengan mengamati keadaan lingkungan sekolah. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan wawancara dengan kepala sekolah dan guru-guru. Tujuan dari wawancara ini guna mendapatkan informasi seputar bagaimana keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Pilang 2 selama ini dan kendala yang masih menjadi permasalahan di sekolah.
a.      Observasi sekolah meliputi:
1)     Lingkungan sekolah berupa lingkungan fisik/sarpras, lingkungan sosial, iklim, dan suasana akademik
2)     Administrasi sekolah
3)     Organisasi sekolah
b.     Observasi proses pembelajaran meliputi analisis perangkat pembelajaran (kurikulum, silabus, RPP, dll.), metode pembelajaran (pembelajaran tatap
muka atau pembelajaran jarak jauh dan strategi pembelajaran daring maupun luring), media dan sumber pembelajaran, adaptasi teknologi, administrasi sekolah dan guru.

4.     Perencanaan program
Dalam kegiatan ini, dilakukan penyusunan rancangan kegiatan, yakni sebagai berikut.
a)     Mahasiswa menyusun rancangan kegiatan selama penugasan berdasarkan hasil observasi sekolah mengenai kegiatan belajar mengajar yang akan dilakukan, metode yang akan diterapkan dan model pembelajaran yang akan diterapkan, kelengkapan administrasi pembelajaran dan kegiatan adaptasi teknologi oleh mahasiswa kepada guru dan siswa.
b)     Mahasiswa mengkonsultasikan rancangan kegiatan pada Dosen Pembimbing Lapangan dan Guru Pamong.
c)     Mahasiswa meminta persetujuan rancangan kegiatan kepada Dosen Pembimbing Lapangan.
Selama melaksanakan tugas program Kampus Mengajar di SD Negeri Pilang 2, kami telah menjalankan berbagai macam program kerja sebagai berikut.
 
1.     Mengajar
Pada proses pembelajaran mahasiswa berkolaborasi dengan guru-guru dalam kegiatan mengajar. Pada pekan pertama, mahasiswa dibagi jadwal untuk mendampingi pembelajaran di kelas 3 sampai kelas 6. Pembelajaran untuk siswa kelas 3 sampai kelas 5 dilakukan secara daring melalui Whatsapp grup. Sedangkan kelas 6 dilakukan secara luring untuk persiapan ujian. Dalam proses mengajar secara daring, mahasiswa berinisiatif melakukan pembelajaran jarak jauh di salah satu rumah siswa. Proses pembelajaran ini dilaksanakan untuk siswa kelas 4 dan kelas 5. Namun, pembelajaran jarak jauh ini hanya dilaksanakan satu kali pada minggu pertama. Karena pada minggu berikutnya terhitung sejak tanggal 21 Maret 2022 dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. PTM terbatas ini dilaksanakan 100% di setiap sekolah dengan 50% siswa yang hadir di setiap sesi. Kami menerapkan pembelajaran interaktif melalui video pembelajaran, ice breaking, games, dan kuis interaktif. Hal ini dapat bermanfaat bagi siswa dalam meningkatkan semangat belajar, cara berpikir kognitif, menambah wawasan, serta menghilangkan kejenuhan saat pembelajaran berlangsung. Video pembelajaran yang dikenalkan kepada siswa, yaitu video pembelajaran dari aplikasi Youtube dan Tiktok. Dengan adanya video pembelajaran ini, siswa tertarik untuk mempelajari lebih dalam materi yang diajarkan, siswa dapat mengenal melalui suara dan gambar yang bergerak, contohnya pada materi sistem tata surya, siklus air, perkembangbiakan pada hewan, dan lain sebagainya.

2.     Membantu Adaptasi Teknologi
Selama pembelajaran daring, mahasiswa membantu guru dalam proses pembelajaran melalui WAG. Mahasiswa membantu guru dalam mengenalkan aplikasi penunjang pembelajaran seperti Zoom Meeting, Classroom, dan Google Meet. Pada kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara luring, mahasiswa membantu guru menyediakan materi pembelajaran berbasis teknologi, misalnya penayangan media pembelajaran berbasis video menggunakan laptop. Penayangan video ini sekaligus mengajarkan siswa untuk melek teknologi dan bahwa belajar dapat menggunakan media apa saja. Selain itu, dalam pelaksanaan adaptasi teknologi pada kampus mengajar SDN Pilang 2, mahasiswa membantu guru dalam pembuatan media ajar dan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Pembuatan media pembelajaran menyesuaikan dengan materi yang akan dipelajari peserta didik. Mahasiswa juga membantu mengarahkan guru dalam mengakses halaman belajar.id dan membantu siswa kelas 6 dalam membuat akun.

Setelah kegiatan pembelajaran akhir semester berakhir, mahasiswa juga membantu guru dalam mengoperasikan E-Rapor SD. Mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 3 membantu mengarahkan siswa pada kegiatan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) Kelas sebagai adaptasi teknologi di SDN Pilang
2  Kota  Probolinggo  yang  diikuti  oleh  siswa  kelas  5.  Kegiatan  tersebut dilaksanakan pada tanggal 29 Maret dan 11 Juni 2022. AKM ini bertujuan untuk mengukur literasi membaca dan numerasi (matematika) siswa. Kegiatan AKM Kelas ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penilaian terhadap mutu sekolah dan mampu

3.     Membantu Administrasi
Mahasiswa Kampus Mengajar melakukan pembaharuan perpustakaan SDN Pilang 2 Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut, meliputi pemberian label buku, penataan buku di rak, pembuatan kartu kunjungan perpustakaan, pembuatan daftar kunjungan perpustakaan, dan tata tertib perpustakaan. Kegiatan adminitrasi dibantu oleh siswa-siswi SDN Pilang 2 Kota Probolinggo. Mereka menyambut dengan antusias kegiatan pembaharuan yang ada di perpustakaan tersebut. Selain itu, dalam membantu administrasi, mahasiswa menciptakan program kerja untuk membuat Mading Sekolah. Pembuatan mading sekolah tersebut bertujuan agar dapat digunakan sebagai wadah dalam menyalurkan kreativitas dan karya siswa. Pembuatan mading sekolah juga dapat mendorong minat baca siswa. Pada mading tersebut, di dalamnya berisi informasi mengenai peristiwa alam yang terjadi di bumi.

Mahasiswa juga membantu menyelesaikan administrasi guru, seperti membantu mencetak RPP, Prota, Promes, dan membantu menginput nilai tugas- tugas dan ujian siswa yang nantinya dijadikan penilaian untuk rapor.
 
a.     Mengajar
Analisis hasil pelaksanaan Program Kampus Mengajar dalam proses mengajar yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa telah sesuai dengan rencana awal pelaksanaan Program Kampus Mengajar terutama pada aspek peningkataan literasi dan numerasi siswa. Penerapan literasi dan numerasi di sekolah dasar membawa perubahan yang sangat signifikan bagi guru dan siswa dalam pembelajaran ke arah yang lebih baik, memperbaiki karakter siswa dan meningkatkan minat siswa untuk belajar.

Adapun dampak yang dapat dirasakan siswa yakni, meningkatnya minat baca siswa dikarenakan saat ini siswa sudah dapat membaca buku secara bebas di pojok baca yang telah disediakan di masing-masing kelas. Dengan adanya penerapan literasi ini, siswa dapat lebih memahami maksud dari isi suatu bacaan. dalam penerapan numerasi, siswa juga lebih antusias ketika menerima pembelajaran, mereka antusias dalam menghapalkan perkalian dan menjawab soal-soal yang diberikan oleh mahasiswa dan guru. Meningkatnya daya saing antarsiswa juga merupakan salah satu dampak yang dapat dirasakan hasilnya sampai saat ini.

b.     Membantu Adaptasi Teknologi
Hasil yang didapat dari aspek adaptasi teknologi di SD Negeri Pilang 2 yakni, siswa memiliki kesiapan yang matang dalam mengikuti Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), karena sudah dibekali dengan materi dan praktik secara langsung menggunakan laptop. Selain itu, siswa juga telah dibekali dengan dasar-dasar cara mengoperasikan software.
Untuk bantuan adaptasi bagi guru yakni, guru-guru sudah dapat menggunakan aplikasi penunjang pembelajaran seperti google form, zoom meeting, youtube, dsb. Salah satu guru yang tidak bisa mengoperasikan komputer, saat ini juga sudah mulai memahami dasar-dasar mengoperasikan laptop/komputer dan menginput data siswa menggunakan laptop.

c.      Membantu Administrasi
Hasil dari bantuan administrasi yang dapat dirasakan oleh siswa yakni, keadaan perpustakaan. Saat ini siswa sudah dapat menggunakan sarana dan prasarana yang ada di perpustakaan, siswa dapat membaca dan meminjam buku. Hal ini merupakan dampak yang besar karena sebelumnya siswa belum dapat merasakan manfaat dari adanya perpustakaan ini dikarenakan adanya pademi Covid-19 dan kondisi perpustakaan yang baru dibangun.
Selain itu, membantu administrasi guru dalam kelengkapan administrasi pembelajaran dari segi kelengkapan perangkat pembelajaran (RPP, bahan ajar, materi ajar), serta dalam kegiatan penilaian akhir semester. Dampaknya dapat
meringankan beban guru dan bagi mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dalam administrasi pembelajaran.
 
Rekomendasi dan usulan yang dapat dilakukan pada program yang akan datang:

a.      Pihak Kampus Mengajar
Program ini perlu dilanjutkan dan terus dibenahi agar edepannya dapat lebih baik lagi. Beberapa pembenahan yang perlu dilakukan diantaranya yakni, mengajak dan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk jauh lebih aktif lagi dalam pemberian informasi kepada sekolah terkait program Kampus Mengajar, untuk panitia Kampus Mengajar sebaiknya diperlukan rencana dan persiapan yang matang (baik dari segi kepanitiaan teknologi, dan administrasi keuangan) untuk keberhasilan program yang akan datang.

b.     Pihak SD Negeri Pilang 2
Harapannya, program kerja yang telah diterapkan di SD Negeri Pilang 2 dapat terus berjalan dan dilanjutkan oleh pihak sekolah agar siswa-siswi dapat merasakan dampak positif yang telah diberikan. Seperti, kunjungan wajib perpustakaan, penerapan literasi sebelum pembelajaran dimulai, penerapan numerasi, dan metode pembelajaran lainnya yang telah diterapkan.

c.      Pihak panitia
Sebaiknya, panitia dapat lebih tanggap dalam memberikan respon terhadap kendala yang dialami oleh mahasiswa dan pemberian informasi yang lebih terstruktur.
 
BAB IV PENUTUP
A.        Kesimpulan
Covid-19 yang melanda di berbagai Negara termasuk Indonesai telah mengubah cara beraktivitas manusia khususnya pada sektor pendidikan. Kini proses pendidikan telah berangsur membaik, proses pembelajaran kembali dilakukan secara luring 100%. Namun, sistem pembelajaran yang telah berjalan masih belum sepenuhnya efektif, terlihat dari kurangnya dalam mengasah kemampuan diri. Atas kondisi tersebut, dibentuknya Program Kampus Mengajar yang merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa pemberdayaan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar berbagai Desa/Kota di seluruh Indonesia.
Program Kampus Mengajar memiliki tuuan utama yakni memberdayakan mahasiswa untuk membantu proses mengajar di Sekolah Dasar sekitar Desa/Kota tempat tinggal. Selain itu, program tersebut dilakukan guna meningkatkan kompetensi baik soft skill maupun hard skill yang lebih komprehensif agar siap dan selalu relevan dengan tuntutan kebutuhan zaman.
 
B.        Saran
Masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki dalam penyusunan laporan akhir ini, penulis berharap pembaca dapat memberikan masukannya agar kedepannya dapat lebih baik lagi. Bagi pihak pelaksana diperlukan rencana dan persiapan yang matang dari segi kepanitiaan, teknologi, dan administrasi guna mencapai keberhasilan program yang akan dilaksanakan pada masa yang akan datang.
 
DAFTAR PUSTAKA
Aji, R. H. S. (2020). Dampak Covid-19 pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, Keterampilan, dan Proses Pembelajaran. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 7(5).
Andriani, T. (2015). Sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Jurnal Sosial Budaya, 7(2), 127–150.
Malyana, A. (2020). Pelaksanaan Pembelajaran Daring dan Luring Dengan Metode Bimbingan Berkelanjutan Pada Guru Sekolah Dasar Di Teluk Betung Utara Bandar Lampung. Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia, 2(1), 67-76.
Pamela, I. S., Chan, F., Fauzia, V., Susanti, E. P., Frimals, A., & Rahmat, O. (2019). Keterampilan guru dalam mengelola kelas. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 23-30.
https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/download/Buku.Saku.Penunjang_r ev9.pdf. Diakses pada 05 Juli 2022. Pukul 15.42 WIB.
 
 
LAMPIRAN
a.     Aspek Pembelajaran
b.     Aspek Adaptasi Teknologi 
c.      Aspek Administrasi
d.     Program Kerja Lainnya

a.     Minggu Ke-1 (tanggal 01-05 Maret 2022) 
b.     Minggu Ke-2 (tanggal 07-05 Maret 2022)
c.      Minggu Ke-3 (tanggal 14-19 Maret 2022)
d.     Minggu Ke-4 (tanggal 21-26 Maret 2022) 
e.     Minggu Ke-5 (tanggal 28 Maret 02 April 2022)
f.      Minggu Ke-6 (tanggal 06-09 April 2022)
g.     Minggu Ke-7 (tanggal 11-16 April 2022)
h.     Minggu Ke-8 (tanggal 18-23 April 2022)
i.       Minggu Ke-9 (tanggal 25-30 April 2022)
 

1. Rencana kegiatan mingguan

Melakukan sharing sessions bersama DPL, mengerjakan asessment, dan melakukan  diskusi  mengenai  program  kerja  yang  akan  dilaksanakan

selanjutnya.

2. Pelaksanaan kegiatan

Pada hari Senin, 25 April 2022, mahasiswa melakukan sharing sessions bersama Bapak Abdul Karim selaku DPL melalui google meet. Adapun yang di bahas yaitu mengenai pengerjaan asessment. Selain itu mahasiswa juga

melakukan diskusi mengenai program kerja

3. Analisis hasil kegiatan mingguan

Kegiatan yang dilakukan pada minggu kesembilan yaitu melakukan diskusi program kerja

4. Hambatan dan upaya mengatasi hambatan

Pada minggu ini masih belum ada hambatan yang kami temui.

5. Rencana perbaikan dan tindak lanjut

Pada minggu selanjutnya kami masih fokus dalam mendiskusikan program kerja yang akan dilaksanakan.

j.       Minggu Ke-10 (2-7 Mei 2022)
k.     Minggu Ke-11 (tanggal 9-14 Mei 2022)
l.       Minggu Ke-12 (tanggal 17-21 Mei 2022)
m.   Minggu Ke-13 (tanggal 23-28 Mei 2022)
n.     Minggu Ke-14 (tanggal 30 Mei – 4 Juni 2022)
o.     Minggu Ke-15 (tanggal 06-11 Juni 2022)
p.     Minggu Ke-16 (tanggal 13-18 Juni 2022)
q.     Minggu Ke-17 (tanggal 20-25 Juni 2022)
r.      Minggu Ke-18 (tanggal 27-29 Juni 2022)
 
C.     Hasil Pelaksanaan Program
a.     Mengajar
b.     Membantu Adaptasi Teknologi
c.      Membantu Administrasi
 

 

 

 

 

i buku-buku yang ada di perpustakaa n seperti memberi label pada buku, menyusun buku sesuai kategori, dan mendekor ruang perpustakaa

n.

 

 

Pembuatan Mading Sekolah

Mahasiswa membuat mading sekolah yang berisi karya-karya

siswa.

No

Materi

Kegiatan

Capaian

Nama

Kegiatan

Mekanisme

Sasar

an

Waktu

Pelaksanaan

1.

Konsep

Dasar

- Siswa

mampu

 

Literasi

Siswa

melakukan

Kelas

3 - 6

Minggu 1 – 4

/bulan

 

Literasi

memahami

sebelum

kegiatan

 

 

 

&

literasi

jam

membaca

 

 

 

Numerasi

- Siswa mampu

pelajaran

dimulai

sesuai

dengan

 

 

 

 

memahami

 

buku yang

 

 

 

 

nomerasi

 

diminati

 

 

 

 

 

 

selama 10-

 

 

 

 

 

 

15 menit.

 

 

 

 

 

 

Kegiatan ini

 

 

 

 

 

 

dilakukan

 

 

 

 

 

 

sebelum

 

 

 

 

 

 

jam

 

 

 

 

 

 

pembelajara

 

 

 

 

 

 

n.

 

 

 

 

 

 

Siswa

 

 

 

 

 

Jadwal

mengunjung

 

 

 

 

 

wajib     ke

i

 

 

 

 

 

perpustaka

perpustakaa

 

 

 

 

 

an

n dan

 

 

 

 

 

minimal satu minggu satu kali

meminjam buku bacaan sesuai yang diinginkan. Kemudian, menceritaka n kembali isi bacaannya.

 

 

 

 

Perbaikan ruangan pojok baca

 

 

Mahasiswa dan siswa melakukan penataan dan perbaikan ruangan pojok baca dengan mengisi buku bacaan yang disukai

siswa.

2.

Memilih buku bacaan teks

- Menentuk an buka bacaan yang

sesuai

Semu a kelas

Minggu 1 -4

/bulan

3.

Strategi pembelaj aran menulis dan membaca SD

- Mengenal kan strategi membaca menyenan gkan

Semu a kelas

Minggu 1 -4

/bulan

4.

Matemati ka dan alam

- Membuat model dan media pembelaja ran matematik a dengan memaksi malkan potensi alam

sekitar

Membuat alat peraga matematik a

Mahasiswa dan guru kelas berkoordina si untuk membuat alat peraga tentang materi matematika yang kreatif

dan inovatif

Kelas 3 - 6

Minggu 1 -4

/bulan

 

 

 

 

sehingga siswa dapat lebih mudah untuk memahami materi

tersebut.

 

 

5.

Etnomate matika

- Mampu mengaitka n matematik a dan unsur budaya masyarak at

Bernyanyi dan games matematik a

Siswa akan mempelajari materi matematika melalui bernyanyi dan mengadaka n sebuah games yang berkaitan dengan matematika dan bagaimana menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari sehingga pembelajara n matematika lebih menyenang kan dan berarti.

Kelas 3 - 6

Minggu 1 -4

/bulan

6.

Pembelaj aran

- Mampu membuat

Pohon literasi

Siswa

membuat pohon

Kelas 3 - 6

Minggu 1 -4

/bulan

 

berbasis proyek

pembelaja ran berbasis proyek

 

literasi yang berisika nama-nama siswa dan cita-citanya.

 

 

Mading matematik a

Mahasiswa dan siswa membuat mading tentang salah satu materi matematika yang nantinya mading tersebut dapat diletakkan dalam kelas masing-

masing.

No

Materi Kegiatan

Capaian

Nama Kegiatan

Mekanisme

Sasar an

Waktu

Pelaksanaa n

1.

Strategi pembelaja ran jarak jauh

- Mampu mengguna kan teknologi untuk mendukun g pembelajar an jarak jauh (Whatsapp

,

Telegram, instagram, Tik Tok

dll)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengenala n aplikasi penunjang pembelaja ran dengan memanfaa tkan teknologi

Mahasiswa mengenalka n beberapa aplikasi video conference, seperti zoom, google meet, dan google classroom kepada guru. Tidak hanya aplikasi video conference, guru juga bisa memanfaatk an teknologi untuk mendukung pembelajara n berbasis teknologi (Ruang guru, Ayoblajar, Rumah Belajar dll)

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

2.

Pembelaja ran berbasis teknologi

- Mampu mengguna kan teknologi untuk mendukun g pembelaja ran berbasis teknologi (Ruang guru, Ayoblajar, Rumah Belajar

dll)

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

3.

Pembelaja ran berbasis teknologi

- Mampu mengguna kan teknologi untuk mendukun g pembelaja ran berbasis teknologi (Ruang guru, Ayoblajar, Rumah Belajar

dll)

 

 

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

4.

Satu akun untuk beragam kegiatan belajar mengajar

- Mampu mengakses berbagai kebutuhan belajar mengajar (https://bel ajar.id)

Mengakse s https://bel ajar.id)

Guru diharapkan dapat mengakses berbagai kebutuhan belajar mengajar pada laman https://belaj

ar.id

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

No

Materi Kegiatan

Capaian

Nama Kegiatan

Mekanisme

Sasaran

Waktu

Pelaksa naan

1.

Perbaikan administra si sekolah

- 8

Standart Pendidik

Pembaharu an Perpustaka an Sekolah

Mahasiswa berkoordina si dengan guru untuk

memperbar

Administr asi sekolah

Minggu 1 -4

/bulan

 

 

an Nasional

 

ui dan memperbaik i buku-buku yang ada di perpustakaa n seperti memberi label pada buku, menyusun buku sesuai kategori, dan mendekor ruang perpustakaa

n.

 

 

Pembuatan Mading Sekolah

Mahasiswa membuat mading sekolah yang berisi karya-karya

siswa.

No.

Jenis

Kegiatan

Mekanisme

Sasaran

Waktu

Pelaksanaan

1.

Kelompok belajar (PJJ)

Guru dan mahasiswa berkoordinasi dengan orang tua/wali murid mengenai kegiatan kelompok belajar di salah satu tempat sesuai jadwal

yang telah ditentukan.

Siswa kelas 1-5

Senin-Jumat

2.

Kuis Interaktif

Guru dan mahasiswa membuat

materi dan soal yang akan diberikan kepada siswa.

Siswa kelas 1-6

Kondisional

3.

Go Green dan lomba kelas terbersih

Seluruh warga sekolah membawa tanaman yang digunakan untuk kerja bakti di sekolah. Siswa membersihkan dan memperindah kelas masing-

masing

Seluruh warga sekolah

Dilakukan satu kali pada hari Sabtu

4.

Peringatan hari kartini

Seluruh warga sekolah mengenakan baju batik. Ada beberapa kegiatan lomba, seperti fashion show, cipta dan\ membaca puisi.

Kelas 4-6 : membaca puisi Kelas 1-6 : fashion show

(perwakilan kelas minimal 1

orang)

Seluruh kelas 5-6 dan yang mengikut i lomba

21 April

2022

5.

Pondok Ramadhan

Hari pertama :

Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim. Ada beberapa kegiatan lomba, seperti lomba tartil dan hafalan surat-surat pendek dan mewarnai kaligrafi.

 

Kelas 1-3 : Al-Kautsar, An-Nas, Al-Falaq, dan Al-Ikhlas.

Kelas 4-6: Al-Kafirun, Al-Fiil, Al-Lahab, dan At-Takasur.

 

Hari kedua :

Mewarnai kaligrafi. Kategori kelas rendah 1-3 Kategori kelas tinggi 4-6

Seluruh kelas 3-4 dan yang mengikut i lomba

22-23 April

2022

No

Materi

Kegiatan

Capaian

Nama

Kegiatan

Mekanisme

Sasar

an

Waktu

Pelaksanaan

1.

Konsep

Dasar

- Siswa

mampu

 

Literasi

Siswa

melakukan

Kelas

3 - 6

Minggu 1 – 4

/bulan

 

Literasi

memahami

sebelum

kegiatan

 

 

 

&

literasi

jam

membaca

 

 

 

Numerasi

- Siswa mampu

pelajaran

dimulai

sesuai

dengan

 

 

 

 

memahami

 

buku yang

 

 

 

 

nomerasi

 

diminati

 

 

 

 

 

 

selama 10-

 

 

 

 

 

 

15 menit.

 

 

 

 

 

 

Kegiatan ini

 

 

 

 

 

 

dilakukan

 

 

 

 

 

 

sebelum

 

 

 

 

 

 

jam

 

 

 

 

 

 

pembelajara

 

 

 

 

 

 

n.

 

 

 

 

 

 

Siswa

 

 

 

 

 

Jadwal

mengunjung

 

 

 

 

 

wajib     ke

i

 

 

 

 

 

perpustaka

perpustakaa

 

 

 

 

 

an

n dan

 

 

 

 

 

minimal

meminjam

 

 

 

 

 

satu

buku

 

 

 

 

 

minggu

bacaan

 

 

 

 

 

satu kali

sesuai yang

 

 

 

 

 

 

diinginkan.

 

 

 

 

 

 

Kemudian,

 

 

 

 

 

 

menceritaka

 

 

 

 

 

 

n kembali

 

 

 

 

 

 

isi bacaannya.

 

 

 

 

Perbaikan ruangan pojok baca

 

 

Mahasiswa dan siswa melakukan penataan dan perbaikan ruangan pojok baca dengan mengisi buku bacaan yang disukai

siswa.

2.

Memilih buku bacaan teks

- Menentuk an buka bacaan yang

sesuai

Semu a kelas

Minggu 1 -4

/bulan

3.

Strategi pembelaj aran menulis dan membaca SD

- Mengenal kan strategi membaca menyenan gkan

Semu a kelas

Minggu 1 -4

/bulan

4.

Matemati ka dan alam

- Membuat model dan media pembelaja ran matematik a dengan memaksi malkan potensi alam sekitar

Membuat alat peraga matematik a

Mahasiswa dan guru kelas berkoordina si untuk membuat alat peraga tentang materi matematika yang kreatif dan inovatif sehingga siswa dapat lebih mudah untuk memahami materi

tersebut.

Kelas 3 - 6

Minggu 1 -4

/bulan

5.

Etnomate matika

- Mampu mengaitka n matematik a dan unsur budaya masyarak at

Bernyanyi dan games matematik a

Siswa akan mempelajari materi matematika melalui bernyanyi dan mengadaka n sebuah games yang berkaitan dengan matematika dan bagaimana menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari sehingga pembelajara n matematika lebih menyenang kan dan berarti.

Kelas 3 - 6

Minggu 1 -4

/bulan

6.

Pembelaj aran berbasis proyek

- Mampu membuat pembelaja ran berbasis proyek

Pohon literasi

Siswa membuat pohon literasi yang berisika nama-nama siswa dan cita-citanya.

Kelas 3 - 6

Minggu 1 -4

/bulan

 

 

 

Mading matematik a

Mahasiswa dan siswa membuat mading tentang salah satu materi matematika yang nantinya mading tersebut dapat diletakkan dalam kelas masing-

masing.

 

 

No

Materi Kegiatan

Capaian

Nama Kegiatan

Mekanisme

Sasar an

Waktu

Pelaksanaa n

1.

Strategi pembelaja ran jarak jauh

- Mampu mengguna kan teknologi untuk mendukun g pembelajar an jarak jauh (Whatsapp

,

Telegram, instagram, Tik Tok

dll)

 

 

 

 

Pengenala n aplikasi penunjang pembelaja ran dengan memanfaa tkan teknologi

Mahasiswa mengenalka n beberapa aplikasi video conference, seperti zoom, google meet, dan google classroom kepada guru. Tidak hanya

aplikasi

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

2.

Pembelaja ran berbasis teknologi

- Mampu mengguna kan teknologi untuk mendukun g pembelaja ran berbasis teknologi (Ruang guru, Ayoblajar, Rumah Belajar

dll)

 

video conference, guru juga bisa memanfaatk an teknologi untuk mendukung pembelajara n berbasis teknologi (Ruang guru, Ayoblajar, Rumah Belajar dll)

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

3.

Pembelaja ran berbasis teknologi

- Mampu mengguna kan teknologi untuk mendukun g pembelaja ran berbasis teknologi (Ruang guru, Ayoblajar, Rumah Belajar

dll)

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

4.

Satu akun untuk beragam kegiatan

- Mampu mengakses berbagai kebutuhan

belajar

Mengakse s https://bel ajar.id)

Guru diharapkan dapat mengakses

berbagai

Guru kelas

Minggu 1 -4

/bulan

 

belajar mengajar

mengajar (https://bel ajar.id)

 

kebutuhan belajar mengajar pada laman https://belaj

ar.id

 

 

No

Materi Kegiatan

Capaian

Nama Kegiatan

Mekanisme

Sasaran

Waktu Pelaksa

naan

1.

Perbaikan administra si sekolah

- 8

Standart Pendidik an Nasional

Pembaharu an Perpustaka an Sekolah

Mahasiswa berkoordina si dengan guru untuk memperbar ui dan memperbaik i buku-buku yang ada di perpustakaa n seperti memberi label pada buku, menyusun buku sesuai kategori, dan mendekor ruang perpustakaa

n.

Administr asi sekolah

Minggu 1 -4

/bulan

Pembuatan Mading Sekolah

Mahasiswa membuat mading sekolah

yang berisi

 

 

 

 

karya-karya

siswa.

 

 

No.

Jenis

Kegiatan

Mekanisme

Sasaran

Waktu

Pelaksanaan

1.

Kelompok belajar (PJJ)

Guru dan mahasiswa berkoordinasi dengan orang tua/wali murid mengenai kegiatan kelompok belajar di salah satu tempat sesuai jadwal

yang telah ditentukan.

Siswa kelas 1-5

Senin-Jumat

2.

Kuis Interaktif

Guru dan mahasiswa membuat materi dan soal yang akan

diberikan kepada siswa.

Siswa kelas 1-6

Kondisional

3.

Go Green dan lomba kelas terbersih

Seluruh warga sekolah membawa tanaman yang digunakan untuk kerja bakti di sekolah. Siswa membersihkan dan memperindah kelas masing-

masing

Seluruh warga sekolah

Dilakukan satu kali pada hari Sabtu

4.

Peringatan hari kartini

Seluruh warga sekolah mengenakan baju batik. Ada beberapa kegiatan lomba, seperti fashion show, cipta dan\ membaca puisi.

Kelas 4-6 : membaca puisi Kelas 1-6 : fashion show

(perwakilan kelas minimal 1

orang)

Seluruh kelas 5-6 dan yang mengikut i lomba

21 April

2022

5.

Pondok Ramadhan

Hari pertama :

Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim. Ada beberapa kegiatan lomba, seperti lomba tartil dan hafalan

Seluruh kelas 3-4 dan yang mengikut

i lomba

22-23 April

2022

 

 

surat-surat pendek dan mewarnai kaligrafi.

 

Kelas 1-3 : Al-Kautsar, An-Nas, Al-Falaq, dan Al-Ikhlas.

Kelas 4-6: Al-Kafirun, Al-Fiil, Al-Lahab, dan At-Takasur.

 

Hari kedua :

Mewarnai kaligrafi. Kategori kelas rendah 1-3

Kategori kelas tinggi 4-6

 

 

1. Rencana kegiatan mingguan

Observasi awal terkait lingkungan sekolah, administrasi, organisasi sekolah, adaptasi teknologi, serta permasalahan yang dihadapi oleh sekolah.

2. Pelaksanaan kegiatan

Kegiatan di minggu pertama diisi dengan observasi awal yang didampingi oleh Bapak Abdul Karim selaku DPL, kepala sekolah, dan guru pendamping. Observasi yang kami lakukan , yaitu secara langsung dan melalui wawancara kepada guru pendamping dan guru-guru yang berada di sekolah sasaran. Informasi yang kami dapatkan terkait pembelajaran di sekolah, administrasi

sekolah/guru, organisasi sekolah, dan lingkungan sekolah.

3. Analisis hasil kegiatan mingguan

a. Pada observasi awal tanggal 02 Maret 2020, mahasiswa melakukan observasi awal dengan kepala sekolah dan dewan guru dengan metode observasi secara langsung dan melalui wawancara. Dari hasil observasi terdapat banyak siswa kelas 1-2 yang masih belum memahami calistung. Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru di SDN Pilang 2 adalah

memberikan bimbingan tambahan untuk siswa kelas 2 yang belum

memahami calistung. Terdapat beberapa siswa kelas 6 yang masih kurang dalam hal numerasi, hal ini terbukti dari adanya siswa yang masih belum hapal dengan perkalian. Kurangnya sarana yang mendukung untuk meningkatkan literasi siswa di sekolah. Hal ini terbukti dengan banyaknya siswa yang masih belum memahami maksud dari soal dan adanya pojok baca yang sudah tidak terpakai, alias tidak terdapat buku sama sekali dan perlu penanganan khusus untuk membenahi pojok baca tersebut untuk meningkatkan kesadaran literasi siswa di sekolah.

b. Adaptasi Teknologi

Pada observasi yang dilakukan mahasiswa, kami memperoleh infomasi mengenai aspek adaptasi teknologi pada SDN Pilang 2 dimana guru masih belum mampu beradaptasi dengan teknologi. Kurangnya sarana dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan terkendalanya proses adaptasi teknologi di sekolah. Hal ini terbukti dari adanya orang tua/wali murid yang masih belum memiliki handphone. Sehingga proses pembelajaran yang dilakukan secara daring hanya melalui WAG saja dan cenderung monoton. Untuk siswa yang masih belum memiliki handphone, biasanya guru SDN Pilang 2 memberikan tugas dan materi secara luring dengan menyuruh siswa datang ke sekolah untuk mengambil tugas.

c. Adminitrasi

Pada observasi yang kami lakukan, terdapat kurang lebih 100 siswa di SDN Pilang 2 dan lima guru kelas. Dari hasil observasi yang kami lakukan, SDN Pilang 2 masih kekurangan guru untuk mengajar di kelas 6 dan guru untuk mata pelajaran kelas Agama Islam. Sehingga guru-guru perlu bergantian untuk mengajar siswa kelas 6. Kami juga melakukan observasi sarana prasarana yang ada di lingkungan sekolah. Untuk perpustakaan di SDN Pilang 2 administrasinya sudah cukup baik, hal ini terbukti dari adanya buku-buku yang sudah tertata rapi dan diberi label. Namun, masih ada

beberapa buku yang belum tertata dan diberi label, belum adanya kartu

perpustakaan, dan juga daftar pengunjung perpustakaa. SDN Pilang 2 juga belum memiliki tempat peribadahan, sehingga ruang UKS dialihfungsikan

menjadi tempat ibadah.

4.  Hambatan dan upaya mengatasi hambatan

a.   Hambatan

·       Masih banyak siswa kelas 1 dan 2 yang kesulitan dalam calistung

·       Kurangnya literasi pada siswa, sehingga masih banyak siswa yang kesulitan dalam memahami maksud dari soal yang diberikan oleh guru

·       Kurangnya numerasi pada siswa. Banyak siswa dari kelas 2 sampai kelas 6 yang belum hapal perkalian sehingga menghambat proses pembelajaran.

·       Pojok baca yang tidak terurus. Tidak ada buku yang diletakkan di pojok baca.

·       Kurangnya pemahaman dari guru dan orang tua/wali murid dalam aspek adaptasi teknologi serta kurangnya sarana teknologi yang dimiliki oleh orang tua/wali murid.

b.   Upaya mengatasi hambatan

·       Memberikan pembelajaran tambahan bagi siswa yang kesulitan dalam calistung

·       Melatih siswa untuk memahami maksud dari soal yang diberikan oleh guru dengan membiasakan siswa untuk membaca selama 10 menit sebelum pembelajaran berakhir.

·       Melatih siswa untuk menghapal dan memahami perkalian dengan mendampingi siswa dalam menghafal perkalian serta memberikan media pembelajaran tambahan interaktif seperti video pembelajaran dari youtube atau website

·       Membenahi pojok baca dengan memberikan rak buku untuk diisi

dengan bukubuku

·       Membantu guru dalam memahami teknologi untuk meningkatkan

variasi    pembelajaran   menggunakan    media    interaktif,               seperti classroom, zoom meeting, google meet, dan quiziz.

5.  Rencana perbaikan dan tindak lanjut

a.      Rencana Perbaikan

·       Pembiasaan literasi sebelum pembelajaran berakhir

·       Membenahi pojok baca

·       Pengenalan aplikasi dan konten edukasi penunjang pembelajaran

b.     Tindak lanjut

Dikarenkan di SDN Pilang 2 dalam seminggu ke depan dilaksanakan Asesmen Tengah Semester, sehingga mahasisa kampus mengajar masih belum bisa menerapkan semua program yang telah diajukan ke sekolah sasaran. Namun, kami akan mulai untuk membenahi perpustakaan untuk merapikan buku, membuat daftar kunjungan perpustakaan, dan membuat

kartu perpustakaan, serta mulai membenahi pojok baca.

1. Rencana kegiatan mingguan

Membantu guru dalam menyelesaikan administrasi terkait RPP. Pembenahan pojok baca dan perpustakaan.

2. Pelaksanaan kegiatan

Pada minggu kedua,mulai tanggal 7 hingga 10 Maret 2022, siswa kelas 1-6 melaksanakan kegiatan PTS. Kelas 5 dan 6 melaksanakan PTS secara luring, sedangkan kelas 1-4 melaksanakan PTS secara daring. Mahasiswa kampus mengajar membantu guru dalam mendampingi siswa kelas 6 yang melaksanakan PTS. Hal tersebut dilakukan karena kurangnya guru yang mengajar dikelas 6. Pada tanggal 12 Maret 2022, mahasiswa berkoordinasi dengan guru-guru untuk mempersiapkan webinar yang dilakukan pada tanggal

14 Maret 2022.

3.  Analisis hasil kegiatan mingguan

a.      Pembelajaran

Pada kegiatan PTS yang dilakukan pada tanggal 7 hingga 10 berjalan dengan lancer dan tertib. Siswa kelas 6 dapat melaksanakan PTS dengan baik. Namun, terdapat beberapa mata pelajaran yang sulit dipahami oleh siswa. Sehingga pada saat mengerjakan PTS siswa membutuhkan waktu yang lebih banyak, seperti pada mata pelajaran Bahasa Jawa dan Matematika.

b.     Adaptasi Teknologi

Di SDN Pilang 2 terdapat guru-guru yang sudah memiliki laptop untuk mendukung proses pembelajaran. Sekolah juga mendukung adanya penggunaan teknologi dengan menyediakan Wifi untuk menunjang proses pembelajaran. Di SDN Pilang 2 juga sudah difasilitasi dengan infokus, sehingga guru-guru dan mahasiswa kampus mengajar dapat mengikuti webinar yang diadakan oleh pihak kampus mengajar.

c.      Administrasi Sekolah

Pada kegiatan yang kami lakukan pada minggu kedua, kam mendapati guru kelas 1, 2, 4, dan 6 yang masih belum menyelesaikan RPP. Hanya guru kelas 5 yang sudah meyelesaikan administrasi RPP dan beberapa bagian

RPP yang sudah diselesaikan oleh guru kelas 3.

4.  Hambatan dan upaya mengatasi hambatan

a.      Hambatan

·       Kurangnya literasi pada siswa, sehingga masih ada beberapa siswa kelas 6 yang kesulitan dalam memahami maksud dari soal

·       Kurangnya numerasi pada siswa. Banyak siswa kelas 6 yang belum hapal perkalian sehingga menghambat proses pembelajaran.

·       Terdapat beberapa RPP yang masih belum diselesaikan.

b.     Upaya Mengatasi Hambatan

·       Melatih siswa untuk memahami maksud dari soal yang diberikan oleh guru dengan membiasakan siswa untuk membaca selama 10 menit sebelum pembelajaran berakhir atau sebelum pembelajaran dimulai.

·       Melatih siswa untuk menghapal dan memahami perkalian dengan mendampingi siswa dalam menghafal perkalian serta memberikan media pembelajaran tambahan interaktif seperti video pembelajaran dari youtube atau website

·       Membantu guru dalam menyelesaikan administrasi terkait dengan

RPP.

5.  Rencana perbaikan dan tindak lanjut

a.      Rencana Perbaikan

·       Pembiasaan literasi sebelum pembelajaran berakhir

·       Membenahi pojok baca dan perpustakaan

b.     Tindak lanjut

Pada minggu kedua, mahasiswa akan membantu guru dalam menyelesaikan administrasi terkait dengan RPP dan juga akan mulai menyelesaikan program yang sudah disusun, seperti pembiasan literasi, pembenahan pojok baca dan perpustakaan, pengenalan teknologi seperti google classroom,

zoom meeting, dll.

1. Rencana kegiatan mingguan

Membantu guru dalam menyelesaikan administrasi terkait Raport Sisipan dan RPP. Pembenahan perpustakaan seperti memberi label pada buku, pembuatan

daftar kunjungan perpustakaan dan kartu kunjungan perpustakaan.

2. Pelaksanaan kegiatan

Pada hari Senin, 14 Maret 2022 di minggu ketiga, mahasiswa Kampus Mengajar bersama guru-guru SDN Pilang 2 mengikuti Webinar Asesmen Kompetensi Minimum Kelas yang diadakan oleh Dikjen Ristek Dikti. Pada hari Selasa hingga jum'at, mahasiswa Kampus Mengajar membantu guru dalam menyelesaikan administrasi, seperti RPP dan silabus. Mahasiswa dibagi di beberapa kelas untuk membantu proses pembelajaran. Untuk kelas 6 proses pembelajaran dilaksanakan secara luring di sekolah, untuk kelas 3-5 proses pembelajaran dilakukan secara luring di salah satu rumah siswa, dan untuk

kelas 1 dan 2 proses pembelajaran dilakukan secara online.

3.  Analisis hasil kegiatan mingguan

a.      Pembelajaran

Siswa kelas 6 sudah mulai dibiasakan untuk membaca buku selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Terdapat beberapa siswa kelas 6 yang masih kesulitan dalam perkalian, pembagian bersusun, dan pecahan. Sehingga mahasiswa Kampus Mengajar masih mengulang kembali materi yang ada di kelas 3.

b.     Adaptasi Teknologi

Siswa kelas 6 diberikan materi tambahan melalui youtube agar siswa tidak bosan dan pembelajaran tidak terasa monoton. Guru-guru di SDN Pilang 2 juga mulai dikenalkan dengan teknologi untuk menyelesaikan administrasi. Namun, masih ada guru yang kesulitan untuk mengoperasikan komputer.

c.      Administrasi Sekolah

Pada minggu ketiga, mahasiswa Kampus Mengajar membantu guru kelas

1, 2, dan 5 dalam menyelesaikan administrasi seperti RPP, silabus, dan data siswa.

4.  Hambatan dan upaya mengatasi hambatan

a.      Hambatan

·       Terdapat siswa di kelas 6 yang masih kesulitan dalam perkalian, pembagian, dan pecahan sehingga menghambat proses pembelajaran karna perlu mengulang lagi materi yang ada di kelas 3.

·       Terdapat guru yang tidak memiliki laptop dan tidak dapat mengoperasikan komputer.

b.     Upaya Mengatasi Hambatan

·       Siswa dibiasakan untuk menghapal perkalian setelah pembelajaran selesai.

·       Mahasiswa Kampus Mengajar membantu guru dalam menyelesaikan

adminitrasi menggunakan laptop milik sekolah

5.  Rencana perbaikan dan tindak lanjut

a.      Rencana Perbaikan

Perbaikan pada perpustakaan seperti pemberian label buku, daftar kunjungan perpustakaan, dan pemberian kartu kunjungan perpustakaan.

b.     Tindaklanjut Mahasiswa Kampus Mengajar membantu guru dalam menyelesaikan administrasi, baik itu Raport sisipan dan RPP. Mahasiwa juga akan mulai melakukan percobaan untuk mengaplikasikan AKM Kelas yang sudah dijelaskan melalui Webinar yang dilaksanakan pada hari Senin,

14 Maret 2022 yang lalu.

1. Rencana kegiatan mingguan

Membantu guru dalam proses pembelajaran di kelas 6. Karena wali kelas 6 tidak ada, sehingga guru pamong memfokuskan mahasiswa Kampus Mengajar untuk mengajar di kelas 6, baik dalam pelajaran matematika, bhs. Indonesia, maupun IPA, dan IPS. Selain itu, mahasiswa kampus mengajar juga akan melaksanakan kegiatan AKM Kelas di Kelas 5. Kegiatan AKM tersebut

rencananya akan dilaksanakan pada hari Senin atau Selasa. Mahasiswa

Kampus    Mengajar   juga    akan   melanjutkan   menata  buku-buku                 serta

administrasi di perpustakaan.

2. Pelaksanaan kegiatan

Pada minggu keempat mahasiswa Kampus Mengajar membantu administrasi guru berupa RPP, Promes, Prota, dan Raport Sisipan. Mahasiwa Kampus Mengajar juga membantu guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di kelas 4, 5, dan 6. Mahasiswa Kampus Menggajar juga menyiapkan AKM Kelas yang akan dilaksanakan di kelas 5. Pada hari Jumat, 25 Maret 2022, mahasiswa Kampus Mengajar menata buku-buku di perpustakaan yang dibantu oleh siswa kelas 6 dan kelas 3. Serta melaksanakan Sharing Sessions bersama Bapak Abdul Karim selaku DPL. Dalam kegiatan sharing session tersebut membahas mengenai pelaksanaan, rencana, dan

hambataan program kerja yang telah dibuat.

3. Analisis hasil kegiatan mingguan

a.      Pembelajaran

Siswa kelas 6 sudah telah dibiasakan untuk membaca buku selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Terlihat siswa sangat antusias ketika memilih buku di perpustakaan. Mereka antusias untuk membaca buku-buku di perpustkaan. Dalam pembiasaan literasi yang telah dilakukan, siswa kelas 6 mulai bisa memahami isi bacaan buku dan dapat menjelaskan kembali isi bacaan dalam buku. Siswa juga dibiasakan untuk menghapal perkalian sebelum pembelajaran selesai. Mereka juga terlihat semangat dalam memghapal.

b.     Adaptasi Teknologi

Siswa kelas 6 diberikan materi tambahan melalui youtube agar siswa tidak bosan dan pembelajaran tidak terasa monoton. Guru-guru di SDN Pilang 2 juga mulai dikenalkan teknologi melalui AKM Kelas.

c.       Administrasi Sekolah

 

Pada minggu keempat, mahasiswa Kampus Mengajar membantu administrasi guru berupa RPP, Prota, Promes, dan Raport sisipan siswa. Mahasiswa Kampus Mengajar juga mulai menata buku-buku yang ada di perpustakaan.

4. Hambatan dan upaya mengatasi hambatan

a.      Hambatan

Dalam proses pelaksanaan AKM Kelas terkendala media karena tidak semua siswa memiliki gawai sendiri.

b.     Upaya Mengatasi Hambatan

Pelaksanaan AKM Kelas menggunakan laptop milik sekolah ditambah dengan beberapa laptop milik mahasiswa.

 

5. Rencana perbaikan dan tindak lanjut

a.      Rencana Perbaikan

Saat ini, rencana perbaikan masih kami fokuskan pada perpustakaan sekolah. Dengan adanya perpustakaan, siswa dapat terbiasa membaca buku. Sehingga akan lebih mudah dalam memahami maksud dari soal. Hal tersebut dapat memudahkan siswa dalam proses pembelajaran di berbagai mata prelajaran.

b.     Tindak lanjut

Mahasiswa Kampus Mengajar akan membantu guru dalam proses pembelajaran di kelas 6, menata ulang perpustakaan, dan melaksanakan

AKM Kelas.

 

 

1. Rencana kegiatan mingguan

Membantu pembelajaran di kelas 6, menyelesaikan administrasi perpustakaan, melaksanakan forum komunikasi dan koordinasi sekolah.

2. Pelaksanaan kegiatan

Pada minggu kelima, mahasiswa Kampus Mengajar melaksanakan AKM Kelas untuk siswa kelas 5 pada hari Selasa, 29 Maret 2022. Mahasiswa Kampus Mengajar juga membantu guru dalam pembelajaran yang dilaksanakan di kelas 3, 4, 5, dan 6. Mahasiswa juga melakukan penataan

buku-buku di perpustakaan yang dibantu oleh siswa kelas 3.

3. Analisis hasil kegiatan mingguan

a.      Pembelajaran

Pada proses pembelajaran SBdP di kelas 6 mahasiswa membentuk siswa menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi bersama membahas materi Tari Kreasi Daerah. Setiap kelompok menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa. Terlihat antusias dari siswa ketika mengikuti diskusi dan menjawab pertanyaan.

AKM Kelas yang dilaksanakan hari Selasa, 29 Maret 2022 berjalan dengan tertib dan lancar. Siswa dapat mengikuti jalannya kegiatan dengan baik.

b.     Adaptasi Teknologi

Guru dan proktor SDN Pilang 2 diajarkan cara menginstall dan menjalankan aplikasi AKM Kelas agar pada saat pelaksanaan AKM Kelas dapat mengikuti dengan lancar.

c.      Administrasi Sekolah

Pada minggu kelima, mahasiswa Kampus Mengajar menyelesaikan administrasi perpustakaan yaitu dengan penataan di perpustakaan.

 

4. Hambatan dan upaya mengatasi hambatan

a.      Hambatan

Terdapat beberapa laptop sekolah yang buffering ketika pelaksanaan AKM Kelas sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk menjalankan aplikasi.

b.     Upaya Mengatasi Hambatan

 

 

Siswa yang terkendala dengan laptop diberikan waktu tambahan untuk

mengerjakan soal.

 

5. Rencana perbaikan dan tindak lanjut

Sementara ini, untuk minggu keenam mahasiswa masih fokus untuk membantu guru dalam proses pembelajaran di kelas 6 dalam mempersiapkan ujian. Selain

itu mahasiswa juga akan menyelesaikan administrasi perpustakaan.

1. Rencana kegiatan mingguan

Melaksanakan kegiatan forum komunikasi dan koordinasi sekolah bersama guru dan kepala sekola di SDN Pilang 2. Kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada hari Senin, 11 April 2022. Adapun yang akan dibahas yaitu terkait observasi serta program kerja yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Kampus Mengajar. Selain itu, mahasiswa Kampus Mengajar juga akan

membantu guru dalam proses pembelajaran.

2. Pelaksanaan kegiatan

Pada minggu keenam, seluruh siswa SDN Pilang 2 melaksanakan kegiatan pondok ramadhan selama tiga hari. Hari pertama dihadiri oleh siswa kelas 5 dan 6, hari kedua dihadiri oleh siswa kelas 3 dan 4, dan hari ketiga dihadiri oleh kelas 1 dan 2. Kegiatan pondok ramadhan diisi dengan sholat dhuha berjamaah, pemberian materi mengenai ramadhan oleh guru agama, dan

tadarus al-qur’an oleh siswa.

3. Analisis hasil kegiatan mingguan

Kegiatan pondok ramadhan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal

6  hingga  9  April  berjalan  dengan  lancar  dan  tertib.  Seluruh  siswa

melaksanakan seluruh kegiatan dengan baik, mulai dari kegiatan solat dhuha hingga tadarus al-qur’an.

4. Hambatan dan upaya mengatasi hambatan

Sementara ini, untuk kegiatan yang dilaksanakan pada minggu keenam masih belum ada hambatan. Apabila dalam minggu selanjutnya, mahasiswa Kampus Mengajar menemui hambatan, akan kami diskusikan bersama. Baik itu dengan

DPL, guru pamong, maupun dengan pihak sekolah.

5. Rencana perbaikan dan tindak lanjut

Pada minggu berikutnya, kami fokus dalam menindaklanjuti kegiatan forum komunikasi dan koordinasi dengan sekolah, proses pembelajaran, dan admnistrasi di perpustakaan SDN Pilang 2.

1. Rencana kegiatan mingguan

Pada minggu ke-7 mahasiswa Kampus Mengajar membantu pembelajaran di kelas 6, yaitu pada mata pelajaran PKn, SBdP, IPA, IPS, dan matematika. Mahasiswa Kampus Mengajar juga melaksanakan kegiatan