Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Menunggu Kepastian




Jika memang kamu adalah jawaban dari doa yang sudah aku panjatkan
Aku berharap tak ada lagi hal-hal yang di rahasiakan
Aku berharap kita bukan hanya sebatas menjalin hubungan dan berstatus pacaran
Aku ingin lebih dari itu

Aku serius
Benar-benar serius ingin bersamamu
Bahagia dan menua pun ingin bersamamu bahkan selalu
Tapi
Kepastian bukan temannya
Aku selalu saja dibuat menunggu
Menunggu kepastianmu
Menunggu kamu mengatakan kalau kamu akan menikahiku

Tapi sampai saat ini, masih saja belum kau katakan apa-apa
Kamu tau kan ?
Warna-warni usaha sudah aku lakukan
Aku selalu membawakanmu makanan
Hujan-hujanan datang ke kosan

membuatkanmu nasi goreng
Salad buah, kadang-kadang juga capcai ya meskipun rasanya asin
Bahkan ketika kamu sakit pun aku yang selalu jaga kamu
Meskipun tak seharian full

Tapi aku selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk kamu
Waktu terus saja merangkak maju
Sampai-sampai menghabiskan waktuku hanya untuk menunggu kepastian darimu
Ataukah aku terlalu bego ?
Mengharapkan sesuatu yang tak sepantaskan aku harapkan ?

Kenapa sih harus aku yang berjuang sendirian?
Kenapa pula harus aku yang berkorban ?
Tapi
Aku tulus ko melakukan apapun untuk kamu
Kamunya saja yang masih plin-plan
Padahal aku tak mau lagi dikecewakan untuk kali keduanya

Sebelum ini
Aku pernah kecewa pada harap yang melambung tinggi
Sakit tak berdarah
Bahkan sekedar memarpun tak ada
Tapi sakit
Hanya ada yang sakit, tapi bukan bagian kulit

Setelah dibiarkan dan aku coba untuk melupakan
Justru malah sakitnya menjadi-jadi
Aku bingung
Tak tahu lagi harus bagaimana kalau sakitnya sudah urusan hati
Aku pernah ditinggalkan di saat aku sedang sayang-sayangnya

Dan hal itu tak mau lagi terulang
Sudah cukup satu kali saja aku patah hati
Dan aku berharap kamu segera memberi kepastian
Agar aku bisa melanjutkan atau pun pergi meninggalkan
Aku tunggu kepastianmu esok hari

Semoga kamu benar-benar mau serius denganku
Aku berdoa dulu malam ini
Sengaja aku simpan namamu pada barisan terdepan doaku
Semoga sang pemilik sememsta mengabulkan
Meskipun hasilnya menyakitkan, yang penting kepastian sudah aku dapatkan.

Tasikmalaya, April 2020
Tika Marwati

Post a Comment for "Menunggu Kepastian"