Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kita Hanya Berkelana



Kita hanya berkelana
Di dunia yang sudah jelas fana
Tidak akan pernah menemukan keabadian
Karena pada akhirnya kita akan dipisahkan

Dengan pakaian mewah yang kita sombongkan
Dengan kekayaan yang kita pamerkan
Dengan jabatan yang kita agungkan
Dengan prestasi yang kita banggakan

Apakah kita lupa bahwa semua yang kita punya akan sirna
Kain putih yang disebut kafan adalah pakaian terakhir yang akan kita gunakan
Kendaraan yang disebut keranda menjadi transfortasi terakhir untuk mengantarkan
Ahli kubur itulah jabatan yang terakhir diemban
Amalan itulah yang akan menjadi pertimbangan

Jangan biarkan kita terjerat
Pada rasa yang melambung di aksara
Pada kata yang masih terbata
Pada keangkuhan yang semakin terasa

Lalu ? Apalagi yang harus kita sombongkan
Corona yang berukuran nano pun mampu meluluh lantahkan peradaban
Betapa kecilnya kita mahluk adam
Lebih kecil dari debu yang berterbangan
Tak ada alasan untuk mengagungkan kemurkaan
Sudah saatnya kita rapatkan barisan
Segeralah ciptakan perdamaian dan persatuan
Sebelum semesta ini dibumihanguskan

Tasikmalaya, 14 April 2020
Tika Marwati



Post a Comment for "Kita Hanya Berkelana"