Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Mahasiswa Itu Harus Bisa Beradaptasi, Bukan Egois Menuturkan Keinginan Sendiri

Sebagian besar manusia inginnya dimengerti, jarang untuk mencoba mengerti termasuk aku. Namun semakin kita berkurang usia, seharusnya pemikiran kita itu dewasa, tidak hanya pemikiran melainkan sikap juga menjadi dewasa. Kedewasaan seseorang memang tidak dapat ditentukan oleh tuanya usia, melainkan ditentukan oleh tingkah lakunya yang bersikap dewasa. Ingin rasanya aku mengeluh dengan kehadiran orang-orang disekitar yang sedikit-sedikit dimasukkan kedalam hati, sedikit-sedikit pundung, sedikit-sedikit mudah kesel, mudah marah, emosi, dan yang paling ngga suka adalah ketika ngga ada sedikitpun rasa peduli dan mengerti padahal mereka orang terdekat dengan kita, tapi apalah daya, setiap individu memiliki karakter yang berbeda dan aku tak mungkin memaksakan mereka untuk berkaca sebelum diri sendiri yang harusnya lebih dulu untuk berintrofeksi. Terlebih saat ini, kita bukan lagi menyandang stasus siswa melainkan mahasiswa, seharusnya kita sebagai mahasiswa harus bisa beradaptasi, karena kehidupan putih biru dan putih abu sudah berlalu jadi please sikap kekanak-kanakan dimasa itu buang saja, ngga perlu dibawa ke zona kuliah, karena semuanya telah berbeda, satu hal guys yang perlu kita tahu, kita tuh jangan selalu menginginkan orang-orang peka, orang-orang mengerti jika kita sendiri masih seperti ini. Masalah yang sekiranya kecil yasudahlah ngga perlu di ungkit, ngga perlu dibahas kalau ujung-ujungnya membuat sakit hati.
Terkadang aku juga heran sih dengan sikapku yang selalu bodo amat dan ngga peduli, ketika orang bilang aku a, b, sampai z aku masih saja tidak memperdulikannya, terkadang juga aku heran sama orang-orang yang selalu bawa perasaan, dibecandain sedikit marah, di isengin sedikit membuat canggung untuk saling menyapa, duh aku pusing dengan semuanya.
Ingat guys, pada akhirnya kita tetap akan berjuang sendiri orang-orang disekitar kita hanya untuk stamina sesaat, kalian ngga percaya ? lihat saja nanti ketika kita sudah lulus kuliah, sudah memiliki kehidupan yang baru dengan suami dan anak-anak kita, sudah bergelut dengan masyarakat dan pekerjaan kita ngga akan mungkin mengurusi mereka, jadi sudahlah dan lupakanlah apa yang sudah terjadi, apa yang sudah kita rasakan mau suka ataupun duka untuk menguburnya dalam-dalam, biarkan semuanya menjadi kenangan dan terakhir belajar untuk saling memaafkan.

Hati-hati dengan lisanmu
Karena terkadang lisanmu menimbulkan luka.

Tasikmalaya, April 2019
Tika Marwati

Post a Comment for "Mahasiswa Itu Harus Bisa Beradaptasi, Bukan Egois Menuturkan Keinginan Sendiri "