Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Aku Nyaris Kena Tipu, tapi Allah Sayang Aku


Hallo Guys, hari ini aku mau ngeshare informasi penting untuk teman-teman semua. Perkenalkan namaku Tika Marwati. mahasiswa semester 6. Maaf aku baru bisa menulis kembali hari ini, setelah kemarin aku hampir terkena serangan hipnotis oleh salahsatu nomor kontak yang tidak aku kenal. Jadi begini ceritanya, kemarin itu tepatnya tanggal 21 Januari 2019 hari Senin pukul 14.15 aku mendapatkan telepon dari nomor kontak yang tidak aku kenal, namun aku aku mencoba untuk angkat telepon itu, karena takutnya ada sesuatu hal yang penting yang ingin disampaikan padaku.

Setelah aku angkat teleponnya, aku bingung saat penelepon itu berbicara selamat siang, apa benar ini dengan Tika Marwati dan emailnya tika bla bla bla, ya aku jawab “iya benar” karena semua yang dikatakan penelepon itu benar banget kalau itu email aku, dan itu nama lengkap aku, saat itu juga aku langsung bertanya, “maaf ini dengan siapa dari mana ?” dia jawab tuh “saya Edi dari manager GOJEK Indonesia, selamat mba terpilih sebagai salahsatu pemenang bonus gopay senilai 3 juta rupiah, aku kaget dan sempat tidak percaya aku bilang oh masa, emang ada acara apa? dia jawab lagi tuh, soalnya mba sering sekali menggunakan gojek dan nomor mba terpilih untuk memenangkan bonus ini. Dari sana aku sadar tidak sadar, penelepon itu melanjutkan pembicaraannya seolah sedang mempengaruhi pikiran aku dia bilang “jika mba mendaptkan keluhan dengan aplikasi gojek silahkan saja jangan sungkan untuk berkomunikasi kepada kami”.

Mulai detik-detik percaya, setelah dia ngobrol panjang lebar bahwa nanti malam mba jangan lupa tonton trans 7 di hitam putih kami akan langsung menelpon mba, silahkan saya memberi kesempatan barang kali ada hal yang ingin mba sampaikan kepada pihak gojek karena suara mba kami rekam, (kalau aku sadar, aku pasti membantah penelepon itu di hitam putih seumurnya kan ngga pernah ada event bagi-bagi hadiah atau apalah dari manapun, “ngga cerdas yang nipunya ya kan?” tapi akunya malah terperangkap) aku ngomong disitu “oh iya sebelumnya aku ucapkan banyak terimakasih kepada pihak gojek yang sudah memberikan kesempatan kepada aku, semoga gojek tetap jaya dan sukses pokoknya yang terbaik untuk gojek Indonesia (setengah sadar jadinya tidak ingat apa-apa karena aku mulai terpengaruh hipnotiosnya guys).

Setelah itu aku masih bingung dengan uang yang dijanjikan 3 juta itu karena penelepon itu masih terus ngobrol ke kenan ke kiri (kaya potong bebek angsa sorong ke kanan sorong ke kiri lalalalalalala). Aku nanya ke dia, saya bisa liat buktinya darimana yak pak ? karena kebetulan yang neleponnya laki-laki. Dia jawab lagi “silahkan mba untuk masuk ke aplikasi gojek di halaman awal di bagian atas kolom biru ada tombol lainnya mba klik, lalu mba buka menu tarik disana terdapat GOPAY 3.000.000/ANZ INDONESIA benar mba?” ya aku jawab oh iya ada pak alhamdulillah, dia ngomong lagi “mba tinggal pilih uang sebesar 3 jutanya mau di top up ke saldo gopay atau mau ke atmkan, aku jawab lagi uangnya masukkan ke saldo gopay aja deh pak soalnya aku kemana-mana suka menggunakan gojek karena aku pelanggan setianya, eh dia jawab lagi “baiklah mba jika seperti itu saya verifikasi kembali ini dengan Tika Marwati terakhir memeasan gofood pada tanggal 14 november 2018 memesan chatime di Living Plaza Tasikmalaya” ya aku tambah percaya dong soalnya apa yang dia sampaikan itu benar lalu dia ngomong lagi fakta-fakta apa yang telah aku lakukan selama aku menggunakan gojek, dia tahu semua aktivitas yang aku lakukan saat aku menggunkan gojek dia bilang mba hanya satu kali melakukan isi ulang gopay lewat atm pribadi kan mba ? seringnya untuk top up gopay dari driver.” Bingung banget pokoknya karena semua itu benar.

Akhrinya bapak-bapak itu langsung tuh mulai beraksi , silahkan mba bisa lihat kontak masuknya ada pesan dari gojek dan ada pin nya sebanyak empat digit, dan saat aku cek, benar guys ada pesan itu dari gojek, setelah itu ada lagi pesan masuk dari gojek sebanyak enam digit, aku percaya dan iya iya saja, soalnya yang sms itu seperti akun resmi, tulisan kontaknya GOJEK, aku mulai percaya dan terbuai dengan apa yang penelepon itu bilang untuk segera melakukan transaksi mba perlu mengisi gopay dulu sebesar 200 ribu, aku jawab emangnya harus 200 ribu yah pak ? iya mba lagian kan nanti juga masuknya ke saldo gopay mba bukan ke akun siapa-siapa, oh iya pak tapi saldo gopay aku nol pak, aku isi dulu saja pak, eh tapi bagaimana kalau misalnya masukkan saja ke atm aku saja pak uang 3 jutanya, dia jawab “oh iya boleh jarak ke atmnya jauh atau dekat?” aku jawab dekat ko pak tinggal jalan kaki (akhirnya tanpa sadarkan diri dengan jiwa terburu-buru sampai aku tidak ingat kalau aku keluar dengan setelan legging hitam bolong di bagian lutut, yang sebelahnya ke angkat ke atas karena kebetulan aku baru selesai mencuci baju, baju aku pendek dan aku dikerudung)tanpa bertele-tele aku bergegas ke atm bni yang ada di depan dekat dengan rumahku, si penelepon itu masih saja memanduku sampai tibalah aku di lokasi atm BNI.

Tiba-tiba dia bilang kalau ngantri silahkan mba antri sesuai antrian, aku bilang aku sudah di atm pak dan ngga ngantri ngga ada orang, oh iya kalau begitu silahkan mba masukkan atm bni mba lalu klik menu lainnya ,klik pembayaran dan seterusnya bla bla dari situ hampir 3 kali gagal kalau ngga salah soalnya suara bapak itu ngga terdengar jelas makanya atm keluar masuk keluar masuk, lalu pada kesempatan yang ketiga kalinya mulai berhasil sampai dengan harapan, dia menyuruh aku buat memasukan kode yang sesuai dengan apa yang dia perintah,lalu setelah itu aku nurut saja gitu kaya budaknya dia. Setelah aku mengikutinya transaksinya gagal, aku di suruh keluar atm dan aku keluar dia bilang oh mohon maaf mba saldo atm mba berapa aku jawab dua ribu, dia jawab lagi tidak bisa untuk mentransfer mba kalau saldo dua ribu minimal 200 ribu mba di atmnya ,aku jawab yasudah aku isi dulu atmnya pak gimana, dia jawab lagi mohon maaf transaksinya tidak bisa kalau dua kali , jadi sebisa mungkin mba minjem atm teman atau saudara, aku jawab oh iya aku mau minjem atm teman aku saja pak, dia nanya lagi teman mba jangan sampai tahu ini untuk transaksi pemenang hadiah mba cukup bilang minjem atm sama pinnya untuk apa gitu misalnya atau mba pura-pura atmnya rusak, saldonya mba kosong dan  mba mau neransfer.

Aku iya iya aja dan setuju sampai akhirnya aku meninggalkan dompet di atas mesin ATM tapi aku lupa sama sekali ngga ingat, tiba-tiba depan warung banyak mahasiswa juga yang ngeliat gerak gerik aku yang lagi nelepon marah marah sama A Irfan buat minjem atm, aku maksa dia untuk ke rumah aku, tapi dia malah marahin aku dan bilang sadar ayo, istigfar itu tuh penipuan tapi aku malah balik nyolot ih apaan sih ini beneran ngga ada tipuan, di aplikasi gojeknya ada tulisan ko, pokoknya aku marah marah dan maksa ke A Irfan, banyak orang yang melihat aku bahkan nyurakin “huhuhu” aku bingung memangnya aku kenapa “ setelah aku dimarahin sama A Irfan dan disuruh baca berita yang dia kirim aku baru istigfar dan sadar deh ternyata pakaian yang aku pakai seperti orang tidak sehat, atas jilbab baju pendek celana legging satunya ke atas dan satunya lagi bolong, aku langsung gemetar dan pulang ke rumah (karena di rumah Cuma aku sendiri jadi ngga ada orang yang nyadarin aku). Saat aku pulang ke rumah aku langsung telepon teman aku Mpiw dengan suasana ingin ketawa tapi degdegan takut ATM aku di hack atau di blokir sama dia, aku curhat panjang lebar sama Mpiw dengan apa yang terjadi sama aku hari itu dan dia juga bercerita tentang guru adiknya yang sekolah di TK, katanya dia bilang kalau gurunya juga di hipnotis dia dianterin oleh gojek gitu. Aku juga maksa Mpiw buat cek aplikasi gojeknya dan memang beda aplikasi gojek aku ada nominal gopay 3 juta sedangkan yang Mpiw ngga ada, tapi aku bersyukur karena Allah sayang sama aku, Allah masih memberikan aku kesempatan untuk memanfaatkan uang aku yang belum cair, aku bersyukur karena saldo atm aku Cuma dua ribu. Bersambung...

(Masih ada cerita aku ngejailin balik penipu itu dan kisah dompetku yang tertinggal di ATM BNI)
Jika teman-teman penasaran dengan nasib penipu dan sang dompetku bisa ikuti terus tulisan aku,atau teman teman bisa kunjungi blog aku pengetahuanku13.net.

Buat teman-teman yang pernah mengalami hal yang sama, atau ada sesuatu yang ingin teman-teman sampaikan bisa comment. Terimakasih.

4 comments for "Aku Nyaris Kena Tipu, tapi Allah Sayang Aku"

  1. Wow, aku tercengang. Aku juga pernah terkena hipnotis. Lebih hati-hati lagi ya

    ReplyDelete
  2. Wah iya kak tentu, semoga selalu hati hati dan ngga mudah terpengaruh oleh hadiah hadiah hehe

    ReplyDelete
  3. Terkejoed aku tercengang cengang sebab aku belum pergi kesana

    ReplyDelete
  4. Terkosewad aku tercengang cengang lalu tersadarkan

    ReplyDelete