Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Detik Detik Pengabdian Pada Masyarakat 2018 di Desa Cikancra






Tak terasa, waktu begitu singkat menemani setiap langkah perjalanan kita, hingga pada Agustus nanti kita akan menepi bersama keluarga besar mahasiswa UPI Kampus Tasikmalaya. Kita akan pergi ke sebuah Desa yang jauh di mata, tidak semua orang mengetahui keberadaanya, namun bersyukurlah kita, mahasiswa yang mengikuti pengabdian pada masyarakat tahun 2018 dengan penuh suka cita. Kebahagiaan akan kita dapatkan di sana, bersama keluarga kecil, membina suatu rumah dengan di landasi rasa sayang dan cinta antar sesama maka akan lahirlah keluarga dengan generasi penuh mimpi dan harapan pasti.

 Percayalah, sebuah pengabdian dengan di hiasi ketulusan dan penuh keceriaan, kita semua akan merasakan sebuah kebahagiaan yang tidak akan pernah untuk bisa di lupakan. Waktu berputar dengan jam dinding yang terus saja berdetak, detik yang menggantikan menit, hingga menit perlahan mengubahnya menjadikan ia minggu, dan tak terasa dua minggu lagi, sebuah pengabdian akan hadir membersamai  kita di setiap perjalanan kehidupan.

 


Jika kita coba analisis dari kegiatan pengabdian pada masyarakat, yang menjadi rutinitas tahunan progam departemen pengabdian dan advokasi, yang saat ini di tanggungjawabi oleh Ketua Himpunan PGSD Angkat IV Romi Pasrah dan di Pimpin oleh Ketua Pelaksana R Devi Febriyanti, kita akan menemukan satu kata kunci yang juga merupakan suatu keutuhan dalam tujuan tersebut, yaitu kata ketulusan. Sekilas memang tak asing jika kita mendengar kata tersebut, tetapi ternyata tersimpan sejuta makna yang terkadang tidak semua orang memiliki kunci itu dalam hidupnya.

Jadikan pengabdian pada masyarakat ini sebagai langkah awal untuk berbaur, berkarya, bekerjasama, bertanggungjawab, disiplin dan penuh keceriaan. Pengabdian bukan hanya sebatas mengabdi melainkan mengaplikasikan kunci ketulusan dalam kehidupan. 


Coba sedikit kita renungkan bersama, melihat orang orang yang tinggal di desa, dengan setiap harinya mereka bermain dengan alam, lumpur dan selalu berjalan di atas hamparan tanah, mereka bekerja dengan begitu kerasnya untuk menghidupi keluarganya, sedangkan kita yang tinggal di kota, sama sekali tidak memikirkan bagaimana keadaan alam. Maka dari itu jadikan momen ini sebagai penunjang untuk kita melatih dan mengasah kemampuan dan mental diri. Karena perlu kita ketahui bersama, saat ini perkembangan ilmu pengetahuan, seni dan teknologi telah berkembang demikian pesatnya. Seluruh umat manusia di belahan bumi mana pun termasuk masyarakat Indonesia sedikit telah menikmati buah karya seperti teknologi yang saat ini menjadi teman hidup kita. Sedangkan mereka yang tinggal di desa tak banyak di antara mereka yang mampu atau paham akan kemajuan teknologi, bahkan mengenalnya saja enggan, maka saat ini generasi muda lah yaitu kita yang akan membantu petani di sawah, di kebun dan sebagainya.



Sekilas tentang Cikancra, kalian penasaran kan dengan Cikancra yang akan menjadi sasaran tempat pengabdian tahun 2018 ? tentu saja penasaran, kurang lebih dua minggu telapak kaki kita akan menginjak tanah Cikancra, tubuh kita akan menyatu dengan alam Cikancra, jiwa dan raga kita akan berbaur dengan masyarakat desa Cikancra. Intinya segala suasana dan rasa akan terbentuk di sana. Tunggu saja nanti.

Hehe Selamat bergabung dengan P2M Cikancra Cikalong, semangat dan semoga sehat, jangan lupa bawa terus yah kunci ketulusannya hehe….

Tika Marwati


2 comments for "Detik Detik Pengabdian Pada Masyarakat 2018 di Desa Cikancra "

  1. I like it 😍😍😍
    Pengabdian membawa cerita. Pengabdian membawakan rindu dan pengabdian meninggalkan kenangan😍😍😍😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. terkhusus untuk ku pengabdian di tahun 2017 menjadi kenangan terindah yang pernah aku dapatkan di sepanjang perjalanan kehidupan :)

      Delete