Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Seolah Aku Seperti Robot



Tidak terasa ternyata hubunganku beranjak menuju 10 bulan, hari demi hari aku lalui bersamanya, hingga sang hari telah di telan masa yang menjadikan ia bulan. Namun tak henti hentinya sang waktu itu terus saja melaju tak pernah berubah, selalu konsisten dengan jarum merahnya yang selalu bergerak. 

Akhir akhir ini, ku lihat dan perhatikan semua yang terjadi dengan diriku, aku merasa seolah aku bukan manusia tapi bagaikan robot. Ya robot, aku di kendalikan dan kamu yang mengendalikan. Inilah aku, namun aku merasa ini bukan diriku yang sesungguhnya. Setiap langkah yang ku lewati, aku harus selalu lapor bahkan di tentukan berapa jam aku harus berada diluar untuk menghirup udara. Inilah aku bertubuh dan bernafas, detak jantungku masih berdebar, darahku masih mengalir, kakiku masih bisa bergerak, tanganku masih bisa menulis tapi tidak dengan perasaanku. Perasaanku seolah seperti makanan yang basi, rasanya keras, dingin dan tidak enak jika di makan. Aku merasa seluruh sarafku bekerja, namun tidak dengan hatiku. Aku seperti robot dan kamu seperti remot. Aku yang di kendalikan dan kamu yang mengendalikan robot untuk mencapai keinginan hati yang terluka.

Entah berapa lama lagi aku menahan semua sesak dalam dada ini, yang jelas aku tidak menjadi diriku sendiri. Sakit memang saat semuanya harus di atur oleh remot pengendali yang tidak tau arah dan tujuan bahkan sedikitpun tak pernah memberi celah untuk membiarkan robot itu berjalan sendiri. 

Rasa sakit yang sebenarnya aku simpan rapat rapat dan aku bungkus dengan semua kebohongan, ternyata perlahan rasa itu terus menggerogoti seluruh isi hati, layaknya kanker yang menyebar dengan begitu cepat dan merambat. Maaf aku berbohong, menutupi semua kesedihan dengan senyuman, menutupi semua kegundahan dengan keceriaan dan banyak hal lain. Aku robot sekarang aku merasa aku benar benar menjadi robot, semua aktivitas di atur oleh remot, aku bingung kemanakah aku harus berjalan, mengikuti remot kah ? atau bahkan berhenti di tempat atau tidak keduanya ? entahlah aku lelah.

Saat semuanya telah di lalui, aku selalu beruaha untuk mengikuti remot itu, akan tetapi hal itu menyebabkan diri ini sulit untuk bernafas dan bergerak, semua di batasi oleh remot itu. Dan saat ,aku tak tahu harus bagaimana bahkan aku tak tahu kemana aku harus melangkah ?  
Perlu kamu tahu satu hal, aku sangat menyayangi kamu, meski kamu selalu mengendalikanku, namun berikan aku kesempatan dan biarkan aku bergerak bebas selama itu masih dalam koridor yang baik.

Post a Comment for "Seolah Aku Seperti Robot"