Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Aku Ingat Waktu Itu



Aku mengenalmu cukup lama, selalu ada suka dan duka yang menghiasi dunia kita.
Berawal dari pertemuan satu hari bersama himpunan PGSD, rasanya perasaan yang tidak begitu jelas dari hatiku mulai memudarkan konsentrasi dan fokusku. Aku menatap wajahmu dengan begitu tajam, memperhatikanmu dengan mencuri curi kesempatan di sepanjang kegiatan berlangsung, lamunanku mulai tak terkondisikan sampai aku membayangkan bisa bersamamu suatu saat nanti. Sudahlah, rasanya itu berat, aku tidak akan kuat, karena itu tidak mungkin terjadi.


Namun sang waktu yang tak pernah berhenti melaju, hingga detik menuju menit, menit menuju jam, bahkan hari begitu cepat berganti menjadi bulan, rasanya perasaan yang tak jelas ini selalu bercokol dalam hatiku.  Aku menganggap itu hanya sebuah rasa yang mungkin sekedar melintasi kehidupanku, namun ternyata rasa itu selalu hadir, tak pernah izin, sakit apalagi alfa. Kau tau, aku mencintaimu sejak kali pertamanya bertemu. Mengagumimu dari belakang adalah kehendak alam, menatapmu dari jauh adalah takdir mata, menulis namamu dalam setiap lembar kertas adalah bantuan pena, menginginkanmu adalah khayalan semu, mendoakanmu adalah ketulusanku. Aku bahagia selalu mencintaimu dalam ketulusan. Segala hal aku ceritakan kepada pemilik semesta yang setiap detik selalu ada. Meski cuaca selalu merubah keadaan semesta dengan suhu yang kadang panas dan kadang dingin, namun anehnya perasaan ini tak pernah bisa untuk berubah, masih sama seperti saat pertama kali kita bertemu. Aku mencintaimu.

By : Tika Marwati

Post a Comment for "Aku Ingat Waktu Itu"